Kamis, 5 Mei 2016
“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
( Roma 8:26-27)
Di dalam ayatnya yang 27, Rasul Paulus menegaskan beberapa prinsip penting berkenaan dengan pekerjaan Roh Kudus dalam membantu orang percaya di dalam kelemahannya.
Roh Kudus mengetahui maksud hati kita.
Roh Kudus tahu isi hati kita!. Apa yang kita pikirkan … apa yang kita rasakan… dan apa ang kita doakan Roh Kudus mengetahuinya.
Roh Kudus berdoa untuk orang-orang kudus.
Roh Kudus berdoa sesuai dengan kehendak Allah atas kehidupan orang-orang percaya. Roh berdoa agar Bapa melakukan bagianNya yang terbaik untuk saudara dan saya.
Roh Kudus akan berdoa baginya.
Di dalam segala kelemahan kita , Roh Kudus akan menyampaikan keluhan—keluhan yang tidak terucapkan di dalam mulut kita. (hal-hal yang belum terucapkan dalam isi doa-doa kita). Sehingga Allahpun tahu serta mengerti semua yang kita doakan maupun yang belum sempat untuk diucapkan.
Saudara- saudaraku yang terkasih dalam Tuhan Yesus. Roh Kudus yang diam dalam hidup kita akan siap sedia selalu untuk membantu kita dalam kelemahan . Dalam konteks nats diatas berkenaan dengan bagaimana kita bedoa kepada Allah ?. NDP